Sorot  

THM Dekat Masjid 99 Kubah, Onyx Club Dikecam, Izin Operasional Dipertanyakan

THM Dekat Masjid 99 Kubah, Onyx Club Dikecam, Izin Operasional Dipertanyakan
Onyx Club di kawasan elit Center Point of Indonesia (CPI) bagian dalam

Klikbacanews.com– Polemik keberadaan Onyx Club di kawasan elit Center Point of Indonesia (CPI) kembali mencuat. Tempat hiburan malam (THM) yang berdiri megah itu diduga kuat beroperasi tanpa izin resmi, sementara getaran musik dari aktivitas malamnya semakin meresahkan warga Perumahan Golden Avenue yang berada tepat di seberangnya.

Warga Golden Avenue berinisial GA mengungkapkan bahwa gangguan yang mereka alami bukan sekadar suara bising, melainkan getaran yang terasa menghentak hingga ke dalam rumah.

“Getarannya pernah kami ukur, mencapai 84–85 dB. Dinding rumah sampai bergetar. Hampir setiap malam terjadi. Ini sudah sangat mengganggu,” ujar GA, Selasa (09/12/25).

LIHAT JUGA :  Aturan Cuma Hiasan, Gudang Liar di Makassar Dibiarkan Beroperasi!

Menurut GA, intensitas getaran tersebut telah mengacaukan waktu istirahat warga, termasuk anak-anak.

Kondisi ini membuat sejumlah penghuni mulai mempertimbangkan untuk melaporkan resmi persoalan ini ke Pemerintah Kota Makassar.

Polemik semakin memanas karena Onyx Club berdiri di kawasan yang selama ini diproyeksikan sebagai ruang publik keluarga, area wisata edukasi, serta berada tidak jauh dari ikon religius Masjid 99 Kubah.

LIHAT JUGA :  Pelanggaran Truk di Makassar Menggila, Perwali 94/2013 Cuma Hiasan

Kontras mencolok antara keberadaan THM dan kawasan religius tersebut dinilai kian memantik keresahan masyarakat.

Di sisi lain, isu mengenai legalitas Onyx Club kembali menjadi sorotan setelah beredar pemberitaan bahwa tempat hiburan tersebut belum mengantongi izin operasional.

Pihak manajemen disebut-sebut mengklaim memiliki izin, namun hingga kini belum ada dokumen legal yang ditunjukkan ke publik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola belum memberikan klarifikasi lanjutan, sementara aktivitas Onyx Club terus beroperasi dan getaran yang dirasakan warga semakin menjadi sumber keluhan.

LIHAT JUGA :  Pelanggaran Truk di Makassar Menggila, Perwali 94/2013 Cuma Hiasan

Warga Golden Avenue mendesak pemerintah turun tangan dan melakukan peninjauan langsung.

“Ini bukan hanya soal izin, tapi soal kenyamanan kami sebagai warga. Kalau dibiarkan terus, kami akan mengambil langkah yang lebih tegas,” tegas GA.

Polemik Onyx Club masih terus bergulir, sementara warga menunggu kepastian tindakan pemerintah terkait dugaan operasional tanpa izin serta dampak gangguan lingkungan yang ditimbulkan.

Bersambung..

Editor : Darwis