Sorot  

Proyek Bola Soba Rp 10,7 Miliar ‘Mangkrak’ Kasusnya Mengendap di Polres Bone

Proyek Bola Soba Rp 10,7 Miliar 'Mangkrak' Kasusnya Mengendap di Polres Bone
Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bone, Amran

klikbacanews.com- Penanganan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Bola Soba di Kabupaten Bone hingga kini terkesan mandek di Polres Bone.

Proyek bernilai Rp10,7 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor CV Megah Jaya tersebut seharusnya rampung pada akhir Juni 2023, namun faktanya justru mangkrak tanpa kejelasan hukum hingga sekarang.

Mandeknya penanganan kasus ini menuai sorotan publik. Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bone, Amran, secara tegas mendesak Kapolres Bone agar segera menuntaskan kasus dugaan korupsi proyek Bola Soba yang sebelumnya telah dilaporkan oleh masyarakat.

LIHAT JUGA :  Tambang Galian C di Jeneponto Kembali Beroperasi Meski Melanggar Surat Gubernur

“Kasus proyek Bola Soba ini harus dituntaskan. Jangan dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan,” tegas Amran, Senin, 15 Desember 2025.

Menurut Amran, aparat penegak hukum wajib menangani kasus tersebut secara serius agar ada kepastian hukum dan tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

“Kami minta polisi serius menangani kasus ini. Jangan sampai kepercayaan publik terhadap penegakan hukum justru semakin luntur,” ujarnya.

LIHAT JUGA :  Proyek Bibit Nanas Rp60 Miliar Diduga Bermasalah Sejak Awal, Siapa Bermain?

Amran juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal proses hukum proyek tersebut hingga tuntas.

Ia menegaskan bahwa proyek Bola Soba menggunakan uang rakyat dalam jumlah besar, sehingga publik memiliki hak penuh untuk melakukan pengawasan.

“Ini uang rakyat miliaran rupiah. Masyarakat berhak tahu dan mengawasi. Kita harus kawal bersama sampai kasus ini benar-benar tuntas,” pungkas Amran.

LIHAT JUGA :  Proyek UMKM Terperosok di Lumpur Korupsi? Kejari Takalar Seolah Tutup Mata

Bersambung..
Editor : Darwis