Daerah  

Nama Baik SPBU Palleko Terjaga, Hasil Investigasi Pertamina Tegaskan Distribusi Solar Bersih

Nama Baik SPBU Palleko Terjaga, Hasil Investigasi Pertamina Tegaskan Distribusi Solar Bersih
SPBU 74.922.10 Palleko

Klikbacanews.com– Menanggapi aspirasi kelompok mahasiswa terkait dugaan penyalahgunaan solar subsidi di SPBU 74.922.10 Palleko, Kabupaten Takalar, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan investigasi lapangan untuk memastikan transparansi distribusi energi.

Sales Branch Manager (SBM) Sulsel II Fuel Pertamina Patra Niaga, Muhammad Ridho Hasbullah, memimpin langsung pengecekan teknis di lokasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan data digital dan fisik, operasional penyaluran solar di SPBU tersebut dinyatakan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

LIHAT JUGA :  Empat Oknum Polisi Dilaporkan, Penanganan Dugaan Pengeroyokan Dinilai Jalan di Tempat

“Tim kami bergerak cepat melakukan verifikasi terhadap setiap transaksi. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa pengisian solar merupakan penyaluran resmi untuk konsumen sektor pertanian,” ujar Ridho, Kamis (2/3/2026).

Ia menjelaskan, seluruh transaksi didukung dokumen verifikasi lengkap, seperti surat rekomendasi dari pemerintah daerah setempat serta penggunaan QR Code yang telah terintegrasi dalam sistem.

LIHAT JUGA :  Daeng Manye Cetak Sejarah! Takalar Bersinar di Panggung Nasional Berkat Prestasi Pendidikan

Menurut Ridho, sistem digital yang digunakan memungkinkan pemantauan distribusi secara real-time. “Setiap liter BBM subsidi yang disalurkan tercatat secara sistematis dan diperuntukkan bagi pihak yang berhak sesuai regulasi, dalam hal ini petani dengan mandat resmi,” katanya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga akuntabilitas distribusi energi bersubsidi.

LIHAT JUGA :  Massa Mengamuk di Polres Takalar, Kapolres Dituding Gagal Berantas Tambang Diduga Ilegal

“Fokus utama kami adalah memastikan akses energi subsidi tepat sasaran. Pengawasan dilakukan melalui sistem digitalisasi SPBU yang terintegrasi secara nasional untuk mencegah potensi penyimpangan,” ujarnya.

Editor : Darwis