Klikbacanews.com– Kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah panggung di Dusun Manyili, Desa Pallimae, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Sabtu (16/5/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.10 Wita dan diduga dipicu ledakan tabung gas LPG di dapur salah satu rumah warga.
Dua rumah yang terbakar masing-masing milik RHN (54), seorang ibu rumah tangga, dan M. Ars (45), petani yang tinggal di dusun tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, api pertama kali muncul dari rumah milik M. Ars.
Seorang saksi bernama Mus (36) mengaku mendengar suara ledakan keras dari arah dapur sebelum api membesar dan membumbung tinggi.
“Api dengan cepat membesar karena cuaca panas dan angin bertiup cukup kencang, sehingga merembet ke rumah milik Rohana yang berada di dekatnya,” ujar saksi.
Warga setempat sempat berupaya memadamkan api secara manual sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 16.35 Wita, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Wajo tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman.
Api baru berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.25 Wita.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kedua rumah panggung beserta sebagian besar isinya ludes terbakar.
Kerugian material akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Petugas dari Polsek Sabbangparu yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi dan korban.
Kapolsek Sabbangparu, AKP Reski G, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi kebakaran dari warga.
“Personel kami langsung menuju lokasi untuk membantu proses pengamanan, melakukan pendataan korban, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran agar api segera dikendalikan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya terkait penggunaan tabung gas LPG dan instalasi listrik di rumah.
“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa kondisi selang dan regulator gas, memastikan kompor benar-benar dalam keadaan aman setelah digunakan, serta tidak meninggalkan api menyala di dapur,” tambahnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari ledakan tabung gas LPG di dapur rumah milik M. Ars sebelum api menjalar ke rumah di sekitarnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah tanpa pengawasan dan memastikan aliran listrik yang tidak digunakan segera dimatikan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.













