Trump Putus Perdagangan dengan Spanyol usai Konflik NATO

Trump Putus Perdagangan dengan Spanyol usai Konflik NATO
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump

Klikbacanews.com– Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penghentian seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri KTT NATO di Ankara, Turki, Rabu (8/7/2026).

Di hadapan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, Trump melontarkan kritik keras terhadap Spanyol.

Ia menilai Madrid tidak menunjukkan komitmen yang diharapkan dalam NATO dan memerintahkan jajarannya segera menghentikan kerja sama perdagangan.

LIHAT JUGA :  Fattah-2 Menghantam! Iran Serbu Target Israel, Ratusan Tentara AS Diklaim Jadi Korban

“Spanyol tidak menyetujui apa pun, dan Anda tidak seharusnya terus menggendong mereka,” ujar Trump.

Trump kemudian menginstruksikan Bessent agar tidak lagi menjalin hubungan dagang dengan Spanyol.

“Saya tidak ingin melakukan perdagangan apa pun dengan mereka, mengerti?” katanya.

Menurut Trump, Spanyol selama ini memperoleh keuntungan besar dari hubungan dagang dengan AS.

LIHAT JUGA :  Trump Komentari Ramainya Pemakaman Khamenei, Singgung Negosiasi Iran

Karena itu, pemerintahannya akan mengambil langkah untuk menghentikan keuntungan tersebut.

Ketegangan antara Washington dan Madrid disebut dipicu oleh penolakan Spanyol terhadap target belanja pertahanan NATO sebesar 5 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Selain itu, Spanyol juga disebut tidak mengizinkan penggunaan ruang udara dan pangkalan militernya untuk mendukung operasi militer AS dalam perang melawan Iran.

LIHAT JUGA :  Datangi Polsek Cari Mobil, Warga Mengaku Berakhir di Sel dan Jadi Korban Kekerasan

AS memiliki dua fasilitas militer strategis di Spanyol, yakni Pangkalan Angkatan Laut Rota dan Pangkalan Udara Moron.

Sementara itu, laporan mengenai kemungkinan sanksi terhadap Spanyol, termasuk wacana pembekuan keanggotaan NATO, hingga kini belum diumumkan secara resmi oleh pemerintah AS maupun NATO.

Editor : Darwis