Klikbacanews.com– Sebanyak 60 pucuk senjata diserahkan secara sukarela oleh warga Desa Munte dan Desa Karondang, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, kepada aparat kepolisian, Kamis (24/9/2026).
Penyerahan puluhan senjata tersebut berlangsung di perbatasan kedua desa dalam kegiatan silaturahmi dan makan bersama yang menjadi bagian dari penyempurnaan nota kesepahaman pascakonflik.
Sebanyak 57 pucuk senjata rakitan jenis paporo dan 3 pucuk senapan angin diserahkan langsung oleh Kepala Desa Munte Akbar dan Kepala Desa Karondang Jumhari, bersama Kapolsek Bone-Bone AKP Muhajir.
Dari total tersebut, warga Desa Karondang menyerahkan 28 pucuk paporo dan 2 pucuk senapan angin.
Sementara warga Desa Munte menyerahkan 30 pucuk paporo dan 1 pucuk senapan angin.
Penyerahan senjata itu disebut merupakan bentuk kesadaran masyarakat sekaligus komitmen untuk menjaga situasi keamanan dan mengakhiri pertikaian yang pernah terjadi antara kedua desa.
Kegiatan tersebut digagas Anggota DPRD Luwu Utara Dapil 3 Bone-Bone-Tanalili, Heriansyah Efendi (PAN) dan Suaeb Saing Latief (PKB).
Kapolsek Bone-Bone AKP Muhajir menegaskan, penyerahan senjata secara sukarela menjadi bukti keseriusan masyarakat dalam menjaga perdamaian.
“Dengan adanya kegiatan ini, harapan kami dari pihak keamanan betul-betul dilaksanakan dan bersama-sama menjaga kamtibmas. Ini bukan sekadar seremonial, tetapi bukti keseriusan kedua belah pihak untuk menghentikan pertikaian antar-desa,” tegasnya.
Muhajir juga menyampaikan apresiasi Wakapolres Luwu Utara yang berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut.
“Bapak Wakapolres menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi dan kesadaran warga Munte dan Karondang. Penyerahan senjata secara sukarela ini adalah bukti bahwa perdamaian yang kita bangun adalah perdamaian sejati dari hati masyarakat,” ujar Muhajir menyampaikan pesan Wakapolres.
Apresiasi juga disampaikan Danramil Bone-Bone Letda Juslin kepada para wakil rakyat Dapil 3 yang menggagas kegiatan tersebut.
“Saya mengapresiasi Bapak Dewan kita yang menyelenggarakan kegiatan hari ini. Kita melihat begitu antusiasnya warga kedua desa. Kegiatan ini jangan hanya seremonial hari ini saja, tetapi diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk selamanya,” imbaunya.
Selain itu, kegiatan dihadiri Camat Tanalili Syamsuria, S.P., Danramil Bone-Bone Letda Juslin, Danpos TNI AL Munte Letda Muhammad Hamka, serta ratusan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan tokoh perempuan dari kedua desa.
Penyerahan 60 pucuk senjata tersebut menjadi momentum penting dalam proses perdamaian Munte-Karondang sekaligus menunjukkan adanya komitmen warga untuk menjaga hubungan harmonis dan keamanan di kedua wilayah.
Editor : Darwis













