Sorot  

Jembatan Penghubung Dua Wilayah Terbengkalai, Publik Tuntut Penjelasan

Jembatan Penghubung Dua Wilayah Terbengkalai, Publik Tuntut Penjelasan
Proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Bilalangnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare dengan Dusun Pabbaresseng, Desa Mattirotasi

Klikbacanews.com- Proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Bilalangnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare dengan Dusun Pabbaresseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Wattang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), diduga mangkrak dan menyisakan tanda tanya besar.

Hingga kini, proyek yang diharapkan menjadi akses vital penghubung dua wilayah tersebut belum menunjukkan progres berarti.

Kondisi ini memicu keresahan warga karena jembatan tersebut dinilai krusial untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

LIHAT JUGA :  LMPR Desak APH Bongkar Lingkaran "Setan" Proyek Pokir Jalan Tani di Takalar

Sekretaris DPP LANTIK (Lembaga Anti Korupsi) Yhoka Mayapada menyoroti proyek tersebut dan menduga adanya kejanggalan dalam proses pelaksanaannya.

Ia menilai, mangkraknya proyek berpotensi merugikan masyarakat sekaligus membuka dugaan persoalan dalam pengelolaan anggaran.

“Ini bukan proyek kecil, dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Jika mangkrak tanpa kejelasan, patut diduga ada masalah serius di dalamnya,” tegasnya.

LIHAT JUGA :  Ratusan HP dan Jual Beli Sabu di Lapas Parepare, Pengawasan Diduga Bobol Total

LANTIK mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan audit serta memberikan penjelasan terbuka kepada publik.

Transparansi dinilai penting guna menghindari spekulasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai penyebab terhentinya proyek tersebut.

LIHAT JUGA :  Nama di Kontrak Fiktif? Proyek Sekolah Takalar Rp207 Juta Disorot

Bersambung..

Editor : Darwis
Follow Berita Klikbacanews.com di Tiktok