Klikbacanews.com– Dugaan tindakan tidak pantas yang melibatkan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Takalar menjadi perhatian publik.
Oknum berinisial AM diketahui bertugas di salah satu sekolah dasar di Desa Tonasa, Kecamatan Sanrobone.
Ia diduga terlibat dalam perbuatan asusila dengan seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) berinisial G.
Informasi tersebut mencuat setelah beredarnya video yang diduga memperlihatkan interaksi tidak pantas antara keduanya di beberapa lokasi.
Video itu mulai tersebar luas pada Rabu (22/4/2026) dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Meski demikian, hingga saat ini keaslian dan konteks video tersebut belum dapat dipastikan.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.
Sejumlah informasi tambahan yang beredar di masyarakat, termasuk terkait keberadaan pelajar G di lokasi tertentu, juga belum terverifikasi secara resmi.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Menanggapi situasi tersebut, masyarakat mendesak aparat penegak hukum bersama instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan, agar segera melakukan klarifikasi dan pendalaman.
Penanganan yang profesional, transparan, dan berimbang dinilai penting, mengingat dugaan kasus ini melibatkan anak di bawah umur.
Prinsip perlindungan anak diharapkan menjadi prioritas utama dalam proses penanganan.
Apabila dugaan tersebut terbukti, penegakan hukum diharapkan dilakukan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebaliknya, jika tidak terbukti, pemulihan nama baik pihak yang bersangkutan juga perlu menjadi perhatian.
Sementara itu, AM membantah seluruh tudingan yang diarahkan kepadanya. Ia menyebut video yang beredar merupakan hasil rekayasa.
“Video itu tidak benar. Itu hasil editan, dan pihak yang membuatnya siap mempertanggungjawabkan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
AM juga mengaku mengenal G dalam konteks hubungan keluarga.
Terpisah, Kasatreskrim Iptu Hariyanto saat dikonfirmasi menyatakan bahwa AM telah diamankan.
“Iya, sudah,” ujarnya singkat. Kamis (23/4/2026)
Editor : Darwis













