Klikbacanews.com– Program IBAS PUSPA di Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan capaian progresif dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Senin (20/4/2026)
Sejumlah program unggulan seperti beasiswa pendidikan, kartu lansia, pelatihan bahasa Mandarin, hingga berbagai program pemberdayaan menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Di sektor pendidikan, program beasiswa menjadi salah satu capaian yang mendapat apresiasi luas.
Mahasiswa menilai kebijakan ini membuka peluang besar bagi generasi muda, khususnya dari kalangan kurang mampu, untuk mengakses pendidikan tinggi yang lebih berkualitas.
Program ini dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Pada bidang sosial, implementasi kartu lansia dinilai sebagai langkah konkret dalam memberikan perlindungan kepada kelompok lanjut usia.
Program ini membantu meringankan beban ekonomi lansia sekaligus memastikan mereka mendapatkan akses terhadap layanan sosial yang lebih layak.
Sementara itu, Adriansyah Putra turut mengapresiasi pelatihan bahasa Mandarin yang dinilai sebagai inovasi relevan dengan perkembangan global dan kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, program ini berpotensi meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, terutama di daerah yang memiliki peluang investasi dan pertumbuhan industri.
Selain itu, Adriansyah juga menilai berbagai program lain dalam IBAS PUSPA, seperti pelatihan keterampilan, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kapasitas masyarakat desa, telah memberikan dampak positif dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Luwu Timur.
Dari perspektifnya, capaian Program IBAS PUSPA patut diapresiasi sebagai langkah maju dalam pembangunan daerah.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya keberlanjutan dan pemerataan manfaat program.
Evaluasi berkala, transparansi anggaran, serta ketepatan sasaran menjadi kunci agar program-program tersebut memberikan dampak optimal.
Adriansyah juga mendorong pemerintah daerah untuk terus melibatkan generasi muda dalam proses perencanaan dan pengawasan program.
Partisipasi mahasiswa Luwu Timur diyakini dapat memperkuat kualitas kebijakan serta memastikan program tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Sebagai penutup, Adriansyah berharap berbagai capaian melalui Program IBAS PUSPA tidak hanya menjadi prestasi administratif, tetapi juga berkembang menjadi gerakan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan di Kabupaten Luwu Timur.
Ia juga berharap program ini dapat menjadi role model bagi daerah lain, khususnya di Sulawesi Selatan.
Editor : Darwis













