Sorot  

APH Didesak Selidiki Dugaan Markup Pengadaan Komputer di Makassar

APH Didesak Selidiki Dugaan Markup Pengadaan Komputer di Makassar
Yhoka Mayapada Sekjend Lantik

Klikbacanews.com– Dugaan ketidakwajaran dalam alokasi anggaran pengadaan komputer di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, menuai sorotan publik. Aparat penegak hukum (APH) didesak segera melakukan penyelidikan.

Pengadaan tersebut mencakup 25 unit komputer dengan total anggaran sebesar Rp854 juta.

Nilai itu dinilai tidak proporsional sehingga memunculkan indikasi adanya praktik markup dalam proses pengadaan.

LIHAT JUGA :  Sisa Utang Tinggal Puluhan Juta, Debitur Pertanyakan Dasar Eksekusi

Sekretaris Jenderal DPP Lembaga Anti Korupsi (Lantik), Yhoka Mayapada, menegaskan bahwa persoalan ini harus menjadi perhatian serius.

“Ini harus menjadi perhatian serius. Kami meminta APH segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan secara menyeluruh,” ujarnya. Senin (27/4/2026)

Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara, khususnya di tingkat kecamatan.

LIHAT JUGA :  Bupati Takalar Kumpulkan Camat, Lurah, dan Kepala Lingkungan, Tekankan Pelayanan Publik yang Responsif

Menurutnya, setiap anggaran yang bersumber dari uang rakyat wajib dikelola secara bertanggung jawab.

Yhoka juga mendesak agar seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengadaan diperiksa tanpa tebang pilih guna memastikan tidak adanya praktik korupsi yang merugikan keuangan negara.

“Kami meminta semua pihak yang terlibat diperiksa, mulai dari Pokja, BPKAD, hingga camat serta pejabat terkait dalam pengadaan. Jangan ada yang dilindungi. Jika terbukti ada pelanggaran, harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

LIHAT JUGA :  Heboh Donor Darah di MaxOne Makassar! Relawan dan Warga Tumpah Ruah

Bersambung..

Editor : Darwis
Follow Berita Klikbacanews.com di Tiktok